PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS PERIODE 2024 - 2025
SATU SUARA SATU PERUBAHAN MENUJU INDONESIA DAMAI

By Ivan R. 18 Okt 2024, 12:57:06 WIB Sekitar Kita
PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS PERIODE 2024 - 2025

Gambar : SMK Kesehatan Imelda Melaksanakan Pemilihan Ketua & Wakil Ketua OSIS


Medan (Zaskya Najuah Simamora_Tim Media). Pentingnya Demokrasi dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah sebuah organisasi yang memiliki peran sentral dalam kehidupan sekolah. Salah satu aspek penting dari OSIS adalah pemilihan Ketua OSIS, yang merupakan representasi dari suara seluruh siswa. Pemilihan ini adalah salah satu contoh nyata penerapan prinsip-prinsip demokrasi di dalam lingkungan sekolah.

Pemilihan ini dilakukan melalui proses demokrasi yang memberikan kesempatan bagi setiap siswa-siswi SMK KESEHATAN IMELDA MEDAN untuk berpartisipasi secara aktif dalam pemungutan suara.

Pesta demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS di SMK KESEHATAN IMELDA MEDAN ini digelarin semangat dan dukungan penuh dari Kepala SMK KESEHATAN IMELDA MEDAN yaitu Bapak ZULFIKAR, S.Pd.I. dan juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yaitu Bapak Ivan Lauren Rajagukguk, M.Pd., Gr. sekaligus penanggungjawab kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS Periode 2024-2025.


                                                                            

Beberapa alasan mengapa demokrasi dalam pemilihan Ketua OSIS sangat penting adalah sebagai berikut:

  1. Pemberian Suara yang Adil: Pemilihan Ketua OSIS yang demokratis memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk memilih calon yang mereka yakini akan mewakili dan memajukan kepentingan mereka. Tanpa demokrasi, risiko terjadinya diskriminasi atau penyalahgunaan kekuasaan menjadi lebih besar.
  2. Pembelajaran Nilai-nilai Demokrasi: Dalam proses pemilihan, siswa belajar tentang prinsip-prinsip dasar demokrasi, seperti penghargaan terhadap perbedaan pendapat, harkat dan martabat individu, dan pengambilan keputusan berdasarkan suara mayoritas. Ini merupakan pengalaman berharga dalam pendidikan kewarganegaraan.
  3. Partisipasi dan Keterlibatan Siswa: Pemilihan Ketua OSIS menggalang partisipasi dan keterlibatan siswa dalam kehidupan sekolah. Dengan memberikan hak suara kepada siswa, mereka merasa memiliki keterlibatan dalam tindakan yang diambil oleh OSIS dan sekolah.
  4. Transparansi dan Akuntabilitas: Proses pemilihan yang demokratis memberikan transparansi dalam perjalanan pemilihan, dan hasilnya menjadi jelas bagi semua orang. Hal ini menciptakan rasa tanggung jawab bagi calon terpilih untuk memenuhi janji-janji kampanye mereka.
  5. Menghasilkan Pemimpin yang Diakui: Ketua OSIS yang dipilih melalui pemilihan demokratis lebih mungkin diakui oleh para siswa karena mereka dipilih oleh rekan-rekan sebaya mereka. Ini dapat meningkatkan kredibilitas dan legitimasi pemimpin tersebut.
  1. Pemecahan Konflik dengan Damai: Demokrasi dalam pemilihan OSIS adalah cara damai untuk menyelesaikan perselisihan dan konflik. Siswa memiliki mekanisme untuk menyuarakan pendapat mereka dan memilih pemimpin mereka tanpa harus menggunakan kekerasan atau tindakan yang merugikan.
  2. Membangun Keterampilan Kepemimpinan: Proses pemilihan memberikan kesempatan bagi calon untuk membangun keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan diplomasi. Ini adalah peluang berharga untuk pertumbuhan dan pengembangan pribadi.

Pemilihan Ketua OSIS yang demokratis membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif, responsif, dan transparan.

Acara pemilihan Ketua dan wakil Ketua OSIS ini diawali dari Bapak/Ibu guru yang lebih dulu memberikan hak suaranya.  Dukungan dari guru-guru juga salah satu motivasi bagi anak anak yang sudah mencalonkan dirinya sebagai calon ketua osis dan wakil ketua osis, oleh karena itu 1 sura dari guru-guru sangat berharga bagi calon ketua dan wakil ketua OSIS.


Lalu selanjutnya pemilihan dilakukan oleh seluruh peserta didik SMK KESEHATAN IMELDA MEDAN. Kenapa sekolah melibatkan peserta didik dalam pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS??? Karena partisipasi siswa dalam pemilihan OSIS memiliki beberapa manfaat penting. Pertama, partisipasi ini membangun kesadaran siswa untuk menggunakan hak demokrasi mereka, sehingga siswa termotivasi untuk melaksanakan kegiatan positif baik di sekolah maupun di masyarakat.

Sebelum memasuki puncak kegiatan pemilihan, beberapa hari sebelumnya telah dilakukan rangkaian kegiatan sebagai tahapan dalam pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yaitu sebagai berikut:

-Pemilihan ketua dan anggota Komisi Pemilihan OSIS (KPO),

-Pemutakhiran data pemilih dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT),

-Pendaftaran bakal calon ketua dan wakil ketua OSIS serta pengumpulan berkas,

-Pemeriksaan dan verifikasi berkas bakal calon ketua dan wakil ketua OSIS,

-Pengumuman bakal calon dan penetapan nomor urut bakal calon,

-Penyampaian visi-misi bakal calon,

-Penetapan calon ketua dan wakil ketua OSIS serta penetapan nomor urut calon,

-Orasi dan debat tiga pasang calon terpilih,

-Pemilihan dan perhitungan suara, dan

-Pengumuman ketua dan wakil ketua OSIS terpilih periode 2024/2025.

Berdasarkan beberapa tahapan di atas ditetapkan nomor urut 1 pasangan calon Jihan Widya Yanti  - Dzikria, nomor urut 2 pasangan calon Decha Heryanti- Dimas Aji Pratama, serta nomor urut 3 pasangan calon Muhammad Aidil Syaputra – Fathir Sidqi Siregar. Hasil dari pemilihan Ketua dan wakil ketua OSIS ini di tetapkan kandidat nomor urut 3 Muhammad Aidil Syaputra – Fatir Sidqi Siregar sebagai calon terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OSIS SMK KESEHATAN IMELDA MEDAN periode 2024/2025.

Jadi pemilihan osis adalah sebuah demokrasi, Demokrasi adalah sebuah sistem di mana keputusan dibuat oleh mayoritas, dan setiap individu memiliki hak yang sama dalam mengeluarkan suara mereka. Pemilihan Ketua OSIS adalah mekanisme yang memungkinkan para siswa untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan menentukan siapa yang akan memimpin OSIS selama satu periode.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook