

GELAR KARYA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
SMK Kesehatan Imelda Medan Melaksanakan Gelar Karya P5 dengan Tema \\\\\\\\\\\\\\\"Gaya Hidup Berkelanjutan & Bhinneka Tunggal Ika\\\\\\\\\\\\\\\"

Gambar : Gelar Karya P5 SMK Kesehatan Imelda Medan T.P 2024/2025 Sukses
Medan (Zaskya Najuah Simamora_Tim Media). Gelar Karya P5 di SMK Kesehatan Imelda Medan berjalan dengan baik dan lancar.
Apa itu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)?
P5 adalah yaitu pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
Sebuah projek adalah serangkaian kegiatan yang disusun untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara memeriksa sebuah topik yang menantang. Projek ini dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik dapat melakukan penyelidikan, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk atau tindakan. Berdasarkan Pedoman Kemendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebuah kegiatan kokurikuler yang berfokus pada pendekatan proyek untuk memperkuat upaya dalam mencapai kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Dengan menjalankan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, pendidik diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik agar mereka dapat menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur sebagaimana yang dijabarkann dalam Profil Pelajar Pancasila, yakni 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif.
SMKS Kesehatan Imelda Medan melaksakan puncak gelar karya P5 di halaman SMK Kesehatan Imelda medan pada 30-31 Oktober 2024 yang dimulai pada pukul 09.00 Wib. Acara ini sendiri didukung penuh oleh Kepala Sekolah yaitu Bapak Zulfikar S.Pd.I sebagai penanggungjawab kegiatan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ibu Widia Ningsih, S.Pd. sebagai Ketua Pelaksana serta dibantu oleh dua orang Koordinator yaitu Bapak Ivan Lauren Rajagukguk, M.Pd., Gr. dan juga Bapak Yeremia Sitorus S.Pd.
Pada acara gelar karya sendiri dihadiri oleh Ketua Yayasan Imelda Medan yaitu Bapak dr. H. Raja Imran Ritonga, M.Sc. yang juga dalam kesempatannya memberikan kata sambutan
Dalam puncak gelar karya P5 menampilkan beberapa tarian Nusantara dari berbagai daerah yang ada di Indonesia mulai dari Aceh sampai dengan Papua, dan menampilkan tarian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak sekali budaya yang harus diketahui dan dilestarikan oleh setiap pelajar. Selain penampilan Tarian Nusantara, juga ada pertunjukkan penampilan Busana yang dibuat dari sampah plastik (Fashion Show) yang semakin menambah kemeriahan acara.
Pada hari kedua tepatnya 31 Oktober 2024 ada pameran produk atau kerajinan tangan yang dibuat oleh peserta didik kelas XI berbahan dasar sampah rumah tangga, selain itu juga dilaksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pengurus OSIS dan juga PMR Wira 106 SMK Kesehatan Imelda Medan sekaligus diadakan pula Aksi Donor Darah Sukarela.
P5 adalah upaya untuk mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Selain itu, Gelar Karya P5 memberikan ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreatifitas dan inovasinya dalam menyelesaikan projek. Peserta didik juga belajar bertanggung jawab atas projek dan bekerja secara mandiri untuk menyelesaikannya. Gelar P5 juga menjadi ajang kolaborasi antar peserta didik, Peserta didik belajar untuk bekerja sama dengan teman-temannya dalam mencapai tujuan Bersama. Dalam hal kolaborasi antara siswa dan guru, guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing bagi Peserta didik dalam menyelesaikan projek. Adapun dalam hal kolaborasi antara siswa dan orang tua, orang tua dapat terlibat dalam proses projek dengan memberikan dukungan dan masukan kepada Peserta didik.